Top Ad unit 728 × 90

Tulisan Terbaru

[recent]

Jariku Jarimu

JARIKU JARIMU
Oleh : Ust. Ahmad Febrian Firdaus Wajdi, Lc.

Hanya Sekedar Renungan…

Banyak hikmah dan tafsiran yang mungkin kita bisa mengandaikannya dibalik semua jari kita. Sebagai contoh kalaulah kita perhatikan semua jari dan dihadapkan dengan meluruskan terbuka lalu kita lihat perlahan lahan, renungi dengan dalam, ternyata kita teringat dengan kewajiban solat lima waktu yang tentu tidak akan kita abaikan.

Kemudian kalau kita letak jari itu di atas meja, dan perhatikan. Bermula dengan jari kelingking yang kecil dan kerdil, seperti manusia dan apa saja yang memang bermula dari pada kecil kemudian besar dan terus membesar… Itulah fitrah manusia dan alam seluruhnya… Apa saja yang dilakukan selalu bermula dari kecil. Bak kata pepatah "sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit". Kegagalan mendidik di usia ini akan memberi pengaruh yang besar di kemudian kelak.

Sekarang kita perhatikan kepada jari setelahnya, ya jari manis namanya. Begitu juga dengan usia remaja. Manisnya masa ini seperti jari yang manis dan mulus ini. Apalagi kalau di sarungkan dengan sebentuk cincin yang bertahtakan berlian, sungguh  kebanggaan yang tak terkira, ketika berada dalam waktu remaja ini harus bisa menjaga diri. Awas !! Di usia ini senantiasa dibelenggu dengan berbagai cobaan dan rintangan. Hanya iman dan taqwa lah yang akan menunjuk jalan kebenaran, dan pada usia ini, tentunya kita sudah baligh dan mukalaf, dan pastinya sudah dimintai pertanggungjawaban terhadap segala amalan di hadapan Rabbul Jalil.

Nah.. jari selanjutnya jari ketiga.. Jari yang paling tinggi, jari hantu namanya. Zaman Remaja telah ditinggalkan. Alam dewasa pun kian terus berjalan. Di peringkat umur  30-an ini seseorang itu telah mempunyai status dan identitas dengan ekonomi yang kokoh serta kesuksesan yang teguh. Namun, kita mesti berhati-hati kerana di masa ini banyak sekali "hantu-hantu penggoda" yang selalu datang menggoda. Hantu hasad dengki, hantu ego, hantu tamak, hantu iri hati dan seribu macam hantu yang lainnya . Kalau lah kita gagal mengawal emosi lantas terus  masuk ke perangkap nafsu dan syaitan. Maka dari pada itu, amal ibadah kita mesti dilipatgandakan.

Selanjutnya Kita beralih kepada jari telunjuk.. Jari inilah yang mengungkap satu dan Esanya Allah SWT ketika solat. Genggamkan kesemua jari dan keluarkan jari ini. Gagahnya ia sebagai penunjuk arah, menjadi contoh dan tauladan. Manusia yang berada di tahap usia ini, hendaklah tampil sebagai model kepada generasi baru dan pembimbing yang kaya dengan idea yang berlian dan minset yang hebat.

Akhir sekali renungan adalah ibu jari. Ia memang besar dan pendek, tetapi menunjukkan kematangan dan kehebatan yang membanggakan. Tugasnya membenarkan sesuatu dan mentafsirkan berbagai perkara. Bak kata orang Jawa "cap jempol" atau cap jari. Kalau dia ada, semua urusan akan berjalan lancar. Buat generasi muda,biasanya merujuk dahulu kepada orang lebih tua atau yang berpengalaman. Sekiranya petunjuk mereka dan patuhi, niscaya kita boleh berkata "good" atau "yes" sambil menggenggam semua jari dan angkat ibu jari  ke atas. itulah rahsia kesuksean.

Wa Akhirul kalam, kita perhatikan sekali lagi kelima jari kita itu.  Renung dan fikir dalam-dalam. Dimanakah kita sekarang???
Wallahu A'lam bis Showab.

Jariku Jarimu Reviewed by DD Azhar on 4:49 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by DD Al-Azhar Mesir © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by DD Al-Azhar Mesir

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.