Top Ad unit 728 × 90

Tulisan Terbaru

[recent]

Hidayah Ditunggu atau Dicari?

Hidayah, Ditunggu atau Dicari?
Oleh : Ust. Davik Ihsan Purnama, Lc.

Kita sebagai umat muslim tahu bahwa Taufik dan Hidayah datangnya dari Allah SWT, Allah SWT memberikan jalan petunjuk bagi setiap hamba yang dikehendakiNya, begitu juga memberikan jalan kesesatan bagi setiap hamba yang dikehendakiNya.

Allah SWT berfirman dalam surat Al A’raf ayat 178 :

مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ( الْأَعْرَافِ : 178 )

Artinya: Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk, da barang siapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi ( Qs al a’raf : 178 )
Begitujuga Allah SWT berfirman dalam surat Al An’amayat 39:

مَنْ يَشَأِ اللَّهُ يُضْلِلْهُ وَمَنْ يَشَأْ يَجْعَلْهُ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ ( الأنعام : 39 )                  

Artinya : Barangsiapa yang dikehendaki Allah ( kesesatannya) niscaya disesatkanNya . Dan barang siapa yang dikehendaki Allah ( untuk diberiNya petunjuk ), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus. ( Qs: al an’am : 39 ).

Dan kita pun sebagai seorang muslim selalu berdo’a dalam solat kita ( اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ) yang artinya : tunjukilah kami jalan yang lurus ( Qs : Al Fatihah : 6 ).
.
Namun, meskipun hidayah datangnya dari Allah Swt, bukan lantas kita menunggu datangnya petunjuk, tidak mau memperbaiki diri dengan alas an bahwa hidayah/ petunjuk dari Allah SWT belum datang kepadanya. Tetapi tugas kita adalah mencari jalan hidayah itu sendiri, dengan cara ikhtiyar memperbaiki diri, dengan cara sabar dan teguh di jalan yang lurus. Karena Allah SWT telah menganugerahkan kepada kita akal sehat serta kebebasan untuk menentukan pilihan, jalan yang baik atau yang buruk, jalan kebeneran ata upun jalan kesesatan.

Maka apabila seseorang telah memaksimalkan ikhtiyarnya, serta memaksimalkan do’anya kepada Allah SWT meminta agar selalu ditetapkan kepada jalan yang teguh , memohon dikaruniakan kepadanya hidayah dan petunjuk, maka insya Allah Taufiq dan pertolongan dari Allah SWT akan datang kepadanya.

Allah SWT berfirman :

وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَآتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ ( محمد : 6 )

Artinya : Dan orang- orang yang mencari/memintapetunjuk , Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka ( balasan ) ketakwaannya ( Qs : Muhammad 17)
Begitujuga Allah SWT berfirman :

فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ( الصف : 5 )

Artinya : maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran ), Allah SWT memalingkan hati mereka. Dan Allah SWT tiada member petunjuk kepada kaum yang fasik ( QS : As Shaf : 5 ).

Dalam sebuah hadis diriwayatkan seorang laki-laki datang kepada Rosulullah SAW., lalu dia berkata : ( Wahai Rosulullah, do'akan lah aku agar aku termasuk ahli surga, lalu Rosulullah SAW menjawab : maka perbanyaklah sujud!)

Dalam hadis ini, Rosulullah pun menyuruh laki-laki yang meminta do’a kepadanya agar ia termasuk ahli surge itu untuk memulai berusaha dan memaksimalkan ikhtiyar dengan cara memperbanyak sujud (ibadah, shalat dll).

“Falbidayah minal insan, wattaufiq wal ma'uunah minallahi 'azza wajalla”.
Maka permulaan dari manusia ( dengan memaksimalkan ikhityar ), petunjuk dan pertolongan akan datang dari Allah SWT.

Wahaidiriku.. Stop menunggu!! Mulai ikhtiyar perbaiki diri!
Wallahu A’lam bis Showab.

Hidayah Ditunggu atau Dicari? Reviewed by DD Azhar on 5:50 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by DD Al-Azhar Mesir © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by DD Al-Azhar Mesir

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.