Ibnu Hajar al-Asqalany dan ujian Al-Azhar term II
Ada pemandangan menarik kalau musim ujian, khususnya di masjid al-Azhar. Semua orang megang diktat kuliah. Baca, rangkum, ngafal, murajaah dll. Berjam-jam tanpa lelah. Semoga Allah berikan kenajahan untuk semuanya. Amiiin
Saya yakin kalau hal tersebut dilakukan dengan istiqamah dalam keseharian dan bukan karena ujian saja, semuanya bakal jadi orang alim.Ya insyaallah.
Dulu, senior kita di al-azhar , Ibnu hajar al-Asqalany (773-852 H), sukanya duduk berjam-jam untuk membaca buku..
Cerita imam as-sakhawy (831-902 H) muridnya ibnu hajar, sang guru membaca shaheh muslim dalam 4 majlis selain majlis khataman, sunan ibnu majah dalam 4 majlis, an-anasy al-Kabir 10 majlis, shaheh bukhari 10 majlis, dan membaca mu’jam ath-thabrany al-shagir dari dzuhur sampai ashar. (Qawaid tahdits 1/262)
Coba bayangkan berapa lama beliau duduk dalam satu majlis untuk membaca buku?
Dan beliau lakukan bukan karena mau menghadapi ujian.
Kemarin, Saya sempat ngobrol sama dosen pembimbing, namanya Prof. Dr Muhammad muhammad as-sayyid awadh. Saya tanya: Kenapa pelajar dahulu hasilnya hebat-hebat daripada kami sekarang ini?
bedanya satu, kami lebih sabar dari kalian dalam mencari ilmu. jawabnya singkat.
Ya. Pelajar dahulu, yang menjadi masyayekh kita sekarang. Mereka lebih sabar untuk duduk, sabar untuk menelaah, meneliti, membaca dalam studinya, dan kita sabarnya kalau sedang ujian saja.
bedanya satu, kami lebih sabar dari kalian dalam mencari ilmu. jawabnya singkat.
Ya. Pelajar dahulu, yang menjadi masyayekh kita sekarang. Mereka lebih sabar untuk duduk, sabar untuk menelaah, meneliti, membaca dalam studinya, dan kita sabarnya kalau sedang ujian saja.
Semoga kita semua kecipratan ilmu para masyayekh. Amiiiin
by: Jamaludin Junaedi
by: Jamaludin Junaedi
Ibnu Hajar al-Asqalany dan ujian Al-Azhar term II
Reviewed by DD Azhar
on
2:24 PM
Rating:
Reviewed by DD Azhar
on
2:24 PM
Rating:
No comments: